Valueureka Wednesday, 07 July 2004
VALUEUREKA
Sadda mappabati' ada, ada mappabati' gau, gau' mappabati'
tau*.
Eureka menjadi
sebuah kata yang populer di dunia karena pernah diteriakkan oleh ilmuwan Yunani
kuno, Archimedes (287 - 212 SM). Suatu
saat Archimedes memperoleh tugas yang cukup berat, yaitu menguji kemurnian emas
mahkota Raja Hieron II tanpa harus merusaknya.
Berbulan-bulan teori pengujian itu belum juga ditemukan. Berbagai
risalah di perpustakaan dan tumpukan ilmu di kepalanya dibongkar satu demi satu,
namun yang dicari belum juga tampak bayangannya. Ternyata, pemecahan yang
dicari-cari itu bukan tertera pada halaman buku tebal, traktat filsafat, kamus,
atau ensiklopedi, melainkan melintas begitu saja pada realitas alam nyata
kehidupan sehari-hari. Sungguh di luar
dugaan. Secercah cahaya itu justru
mengejawantah ketika Archimedes berendam di bak mandi rumahnya. Begitu air
kolam melimpah setelah dia menceburkan
diri, di kepalanya melintas jawaban yang selama ini dicari-cari. Yakni, berkurangnya berat badan seseorang di dalam
air, sama dengan berat air yang dipindahkan. Begitu gembiranya mendapat
pencerahan yang tidak disangka-sangka, Archimedes nyaris seperti gila. Dia meloncat
dari tempat mandi dan berlari terlanjang di jalanan Syracuse sambil berteriak :
"Eureka, eureka!" (aku menemukan, aku menemukan). Itulah saat bersejarah
di mana Archimedes menemukan hukum pertama hidrostatik yang hingga sekarang
diterapkan di berbagai bidang.
Pada perkembangannya, eureka menjadi sebuah kata yang
populer di dunia. Para ilmuwan meneriakkannya untuk meluapkan kegembiraan
mereka akan kesuksesan sebuah eksperimen dan keberhasilan menarik deduksi,
hingga kemudian menjadi sebuah kata yang lazim diucapkan politikus, negarawan,
sejarawan, pujangga dan sastrawan untuk melukiskan kesuksesan sebuah proses
atau kejadian yang penting bagi diri dan lingkungannya. Eureka kemudian menjadi
padanan kata atau setara secara hirarki tata bahasa dengan victory dan glory
dalam bahasa Inggris, atau viva dalam bahasa Latin. Jadi, beruntungkah
Archimedes saat menemukan prinsip hidrostatika yang mungkin sebelumnya juga telah
ditemui dalam aplikasi kehidupan sehari - hari di masyarakat ketika itu.
Bagi Archimedes, semangat bertanya dan mencari itu menjadikan
dirinya orang yang punya apa yang disebut sebagai docta ignorantia -
yaitu ketidaktahuan yang terdidik, cerdas dan cerdik. Ketidaktahuan inilah yang
menjadi titik tolak untuk lebih jauh lagi bertanya dan mencari tahu. Karena docta
ignorantia - nya itu, waktu luangnya menjadi prospera laesura -
waktu senggang yang kaya, yang menjadi lahan subur bagi tumbuhnya ide-ide
kreatif. Dan tak pelak membuat dirinya menemukan nilai yang melintasi ruang
juga waktu dan sekaligus bernilai atas usaha dan kegigihan sebagaimana Thomas
A. Edison atas lampu, Albert Einstein atas teori relativitas, Wilbur Wright dan
Orville Wright atas pesawat, para empu dan pujangga nusantara atas kitab
kebijakan sebagai pandangan hidup, Sukarno atas Panca Sila dan penemu-penemu
yang lain.
Mencermati kisah Archimedes sama halnya merunut sebuah
misteri zaman, yang menyimpan berbagai
macam emas berlian serta ratna mutu manikam. Kisah Archimedes dengan penemuan prinsip
hidrostatikanya tak ubahnya gerbang untuk mendedah puncak-puncak kecerdasan,
seni berpikir, ketangkasan bertindak, dan kemampuan berkreasi tiada tara yang
dikaruniakan Illahi kepada umat manusia. Manusia yang diciptakan unik sebab
tidak seorang pun manusia di dunia ini yang diciptakan sama, meski kembar
sekali pun, dan sejak lama, hal tersebut dalam ilmu pendidikan dikenal dengan
konsep perbedaan individual (individual differences). Menurut Howard
Gardner penemu teori kecerdasan ganda (theory of multiple intelligence)
dalam bukunya yang bertajuk Frame of Mind: The Theory of Multiple
Intelligence, menjelaskan bahwa jenis pekerjaan, karir, atau profesi
tertentu akan melibatkan kombinasi dari tujuh macam kecerdasan, yakni:
linguistic intelligence atau kecerdasan linguistik (bahasa)
musical intelligence atau
kecerdasan musical
logical-mathematical intelligence atau kecerdasan logical-matematikal
visual/spatial intelligence atau kecerdasan visual/spasial
body/kinesthetic intelligence atau kecerdasan ragawi/kinestetis
intrapersonal intelligence atau kecerdasan intrapersonal
interpersonal intelligence atau kecerdasan interpersonal
Maka dengan demikian, apabila belajar dengan sungguh-sungguh
dan memahami potensi serta keunikannya, siapapun dapat menjadi seperti
Archimedes. Ada pun gambaran kasarnya antara
lain sebagai berikut:
Harus menjadi orang yang "mumpuni", cerdas, menguasai
berbagai macam ilmu pengetahuan dan mengaplikasikannya dengan baik.
Harus menjadi orang yang berani, ulet, tangguh, pantang menyerah,
dan "menyukai" tantangan untuk membangun dan memperkokoh kemampuan pribadi.
Harus memiliki kekayaan wawasan, strategi, sudut pandang, serta
pengalaman hidup yang cukup.
Harus memiliki akal budi tinggi, kecerdikan, maupun
kreativitas prima.
Harus memiliki kearifan, kepercayaan, serta religiusitas,
serta humanisme tinggi.
Harus memiliki kedekatan dan ikatan mendalam dengan alam
semesta, lingkungan hidup, dan seluruh fenomena kesemestaan baik yang kasat
mata maupun tidak kasat mata.
Harus berani mencari, menemukan, dan merepresentasikan
nilai-nilai yang berguna pada kemanusiaan, zaman, dan peradaban.
Hanya dengan menjadi sosok pribadi yang mendekati "lengkap"
seperti itulah, suatu saat, siapa pun berpotensi mengalami serupa yang
ditemukan Archimedes sehingga bisa berteriak: "Eureka...!"
*Bunyi mewujudkan kata, kata menandakan perbuatan, perbuatan
menunjukkan manusia.
Aforisme Sulawesi Selatan
THE METHOD
Have u experienced your own Eureka?
Kedu nu manusia nombasiloki karona mboto*.
ValuEureka
ialah metode penumbuhan ESQ dengan basis Seni yang bervisi-misi menumbuhkan
action value karena dorongan yang lahir dari kesadaran individu untuk
senantiasa bergerak, berkarya dan bekerja sesuai anugerah yang dilimpahkan
sehingga bisa mengubah sesuatu yang negatif menjadi positif dan menemukan nilai
material, nilai kerohanian dan nilai vital yang berguna bagi karir, cinta,
aktualisasi, sosial, keluarga, materi, eksistensi dan spiritual.
Secara etimologi ValuEureka bermakna Aku Menemukan
Nilai.
Nilai-nilai yang bermanfaat bagi hidup dan kehidupan.
Berasal dari kata Value yang berarti Nilai dan Eureka yang
diartikan sebagai Aku Menemukan.
Berikut penjabaran Metode, Penumbuhan, ESQ dan Seni:
Metode adalah cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan
suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki.
Penumbuhan adalah usaha atau perbuatan yang menyebabkan
sesuatu menjadi tumbuh.
EQ (Emotional Quotient) adalah kecerdasan emosional. Suatu
kecerdasan yang berupaya menciptakan keseimbangan dalam diri dan bisa
mengusahakan kebahagian dari dalam dirinya sendiri, serta mengubah sesuatu yang buruk menjadi
sesuatu yang positif dan bermanfaat.
SQ (Spiritual Quotient) adalah kecerdasan spiritual yang
berada di bagian diri yang dalam atau rohani, berhubungan dengan kearifan di
luar ego atau pikiran sadar. Kesadaran yang tidak sekedar mengakui nilai-nilai
yang ada tapi juga secara kreatif dan
inovatif menemukan nilai-nilai baru.
Seni secara esensi adalah kesanggupan akal untuk menciptakan sesuatu
yang bernilai tinggi. Sesuatu yang mempunyai nilai humanisme, religiusitas,
sosial juga budi dan daya berdasarkan pengalaman empiris, interaksi sosial,
proses kreatif dan penuh elan vital.
*Tingkah laku manusia
menerangi badannya sendiri.
Aforisme Sulawesi Tengah
PLUS (+)
Ambil benih campakkan sarap*
Tidak seperti kegiatan outbound (kegiatan diluar ruangan)
atau motivasi pada umumnya. ValuEureka memadukan performance art, aforisme,
motivasi, fun games dan outbound. Seluruh kegiatan baik di dalam ataupun di
luar ruangan bertitik akhir pada Human Oriented.
Selain dukungan sarjana psikologi, trainer & team rescue yang
berpengalaman di bidangnya. ValuEureka bersifat dialogis dan jauh dari
menggurui. Dengan demikian, komunikasi bisa berjalan dengan lebih santai,
peserta bisa berkembang, kritis dan menemukan nilai dan cakrawala baru dengan
sendirinya.
Fasilitas:
Life's Motivation
Aksesoris
Dokumentasi video dan
photo
Sertifikat
*Ambil benih buanglah sampah.
Aforisme Melayu Jambi
O UT PUT
Puntul-puntulan besi, yén sangih dadi mangan*
Secara fun, praktis dan inspiratif ValuEureka bertujuan:
MENUMBUHKAN
keyakinan hidup
sikap toleransi dan saling menghargai
kepedulian dan semangat
kebersamaan
optimisme
MEMBANGUN
motivasi hidup dan kepercayaan
diri
pola pikir positif
semangat persaudaraan (Teamwork)
kecerdasan emosional dan spiritual (ESQ)
keleluasaan visi dan kreativitas
impresi kebersamaan, keberagaman
dan kemerdekaan hidup
kepekaan sosial
kepercayaan diri di depan publik
keberanian komunikasi atau keberanian
berpendapat
MELATIH KEMAMPUAN
berpikir analistik
komunikasi efektif
menyelesaikan masalah (Problem Solving)
belajar (Learning How to Learn)
MENGASAH
konsentrasi
intuisi serta sikap kritis
MENAMBAH
pandangan atau pengertian baru tentang hidup
wawasan tentang hidup yang harus
ditempuh dengan berani, tegar dan kokoh
pengalaman batin dan imajinasi
*Setumpul-tumpulnya besi, apabila diasah akan menjadi tajam
juga.
Aforisme Bali
Details ...Kredo Saturday, 12 June 2004
KREDO
Life Identity Institute adalah lembaga yang bergerak di
bidang jasa pendidikan dan pelatihan motivasi
dan ESQ. Boleh juga disebut sebagai forum multikultur atau komunitas lintas
disiplin ilmu semacam antologi puisi yang memuat berbagai perenungan, kedalaman
pikiran dan rasa dari berbagai kebudayaan, falsafah, pergulatan dan pengalaman hidup
sebagai resume yang diharapkan bisa menjadi cermin, oase atau cahaya bagi massa
dan masa depan.
HISTORI
Life Identity Institute lahir dari sebuah keyakinan jika
dunia dan nusantara dengan keanekaragaman dan diversitas budaya yang melimpah
adalah inspirasi subur untuk selalu belajar, tumbuh, berkarya dan berbagi dalam
waktu yang tak diam. Selain sebagai tanggung jawab humanisme, barangkali juga
tapi pasti, mengamini aforisme Sulawesi
Utara yang berbunyi Si tou timou tumou tou: "seorang manusia menjadi
manusia dalam perannya menghidupkan manusia lain". Peranan seseorang ialah
"menjadi manusia", serta mempunyai potensi untuk berkembang, namun ia
bertanggung jawab juga untuk menghidupkan orang lain.
Dalam perjalanannya, Life Identity Institute yang didirikan
dengan semangat penghormatan atas keberbagaian, humanisme dan spiritual melahirkan
metode ValuEureka. Sebuah Metode Penumbuhan ESQ dengan basis Seni.
VISI
& MISI
Orientasi, harapan
dan cita-cita yang setapak demi setapak senantiasa diwujudkan Life Identity
Institute dengan profesional sebagai tanggung jawab, tugas dan peranan sebagai
manusia ialah: Berpartisipasi aktif dalam proses pengembangan dan pembangunan
SDM Indonesia atau dengan lain kata, membangun masyarakat yang terampil, mandiri,
bernurani dan ber-Tuhan.
Details ...Informasi Workshop Tuesday, 08 July 2008
DARMA UNTUK BANGSA
Dalam
rangka berpartisipasi memperingati 80 Tahun Sumpah Pemuda, Life Identity
Institute menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan motivasi dan ESQ dengan
harga khusus yang jauh dibawah harga standar. Jadilah individu yang bisa
mengubah sesuatu yang negatif menjadi positif dan menemukan nilai-nilai yang
bermanfaat bagi hidup dan kehidupan.
Fresh Up Your Soul
Depresi, malas, mengalami kebosanan, ingin
menggali potensi diri dan kreativitas? Atasi hal tersebut dengan kekuatan dan
potensi anda sendiri.
Waktu : 11
Oktober 2008
Tempat : Cinere, Depok
Konstribusi : 260.000,-
ValuEureka
Hanya
dibutuhkan satu kata untuk merubah dunia. Jika anda masih enggan untuk
melakukannya, ikuti workshop ini.
Waktu : 12
Oktober 2008
Tempat : Cinere, Depok
Konstribusi : 260.000,-
Impresi
Bagaimana menjadi pribadi yang optimis, kreatif
dan inovatif? Impresi membantu anda
untuk demikian.
Waktu : 18
Oktober 2008
Tempat : Cinere, Depok
Konstribusi : 260.000,-
Have u experienced your own Eureka?
Temukan
nilai yang bermanfaat bagi hidup dan kehidupan secara singkat dan menyenangkan.
Waktu : 19
Oktober 2008
Tempat : Cinere, Depok
Konstribusi : 260.000,-
Workshop
Pembangunan Kreativitas, Motivasi Hidup dan Nasionalisme
(Untuk
Guru, Dosen dan Tenaga Didik se-Jabodetabek)
Sebuah
apresiasi dan penghormatan Life Identity Institute bagi insan pendidikan.
Waktu : 26
Oktober 2008
Tempat : Kampung 99 Pohon, Depok
Konstribusi : Free
Soul Food
Bagaimana
senantiasa optimis, bergerak dan berkarya karena dorongan yang lahir dari
kesadaran jiwa?
Waktu : 28
Oktober 2008
Tempat : Cinere, Depok
Konstribusi : 260.000,-
Details ...